Tulisan berjalan

Pendidikan adalah Investasi Masa Depan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan IGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan IGI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Oktober 2021

JEJAK ORGANISASI PENGGERAK IGI BARTIM

JEJAK AWAL ORGANISASI PENGGERAK IGI Kabupaten Barito Timur



PROGRAM ORGANISASI PENGGERAK
KEMENTRIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN TEKNOLOGI
TAHUN 2021


Sejak Kemendikbudristek menyetujui dan memilih Ikatan Guru Indonesia sebagai salah satu Ormas yang memenuhi syarat untuk melaksanakan Program Organisasi Pengerak (POP), maka IGI sudah mempersiapkan diri terutama 3 Kabupaten di Kalimantan Tengah  yaitu Barito Timur, Gunung Mas dan Pulang Pisau untuk melaksanakan program ini bersama Dinas Pendidikan Kabupaten masing-masing.

IGI Barito Timur  sudah bergerak dengan menyelesaikan MOU dengan kemendikbudristek. Bekerja sama dengan Dinas terkait menyiapkan 3 instruktur daerah dan 15 Sekolah Dasar Sasaran. Hari ini 29 Oktober 2021 Panitia POP bergerak dari SD terjauh dengan medan perjalanan cukup-cukup... membuat bendahara pak Agus Salim, S.Pd "haning"... he...he... Perjalanan melalui jalan perusahaan batu bara BNJM karena jalan menuju desa Matarah tidak bisa dilalui karena kemarin hujan cukup lebat.

Melaju di Jl Tambang BNJM

Perjuangan tidak sampai disitu, setelah melewati jalan itu lalu berbelok ke kiri menuju jalan Desa Matarah yang agak sempit dan lumayan- lumayan gitu... video berikut terlihat jalan yang mesti dilalui.... ngeng....ngenggggg....


Jalan menuju Desa Matarah

Akhirnya sampai juga di SD Negeri Matarah... bertemu dengan kepala sekolah, 12 guru dan TU beserta siswa yang mau mengikuti simulasi survei.  
Perlu dicatat, SD ini adalah SD pertama yang paling berani menerapkan kurikulum 13 di Kabupaten Barito Timur... yang lain belum masih KTSP, heeebat cuiiiiii, SD terluar, jalan sulit tetapi memiliki semangat untuk bergerak maju yang luar biasa. 
Kami belajar banyak dari mereka bapak ibu guru hebat  di sana, keterbatasan tidak menghalangi mereka untuk memiliki mimpi menjadi terdepan dalam pendidikan. Luar biasa dengan antena Yagi, modem gsm dari Net1 menjadi andalan mereka untuk berhubungan dengan dunia luar yang maju. Mantapnya lagi ... mereka sukses menjalankan AKN secara mandiri dengan 10 Laptop dan ditambah Gawai siswa.

Sungguh senang, amat senang kami Panitia POP bisa bertemu mereka. Mereka perlu dukungan, perlu bantuan, sarana prasarana dan sumberdaya pendukung serta teknologi. 

Kawan IGI bilang "kami siap berbagi memberi Pelatihan dan  untuk peningkatan kompetensi guru di SD Matarah"  
Terimakasih Kemendikbudristek telah mengutus kami untuk Sharing and growing together"


Foto Bersama IGI dan GTK SD N Matarah


 
Gbr. di Jl BNJM Setelah dari SD Matarah

Kondisi Sekolah yang perlu perhatian




Salam Literasi bersama IGI Barito Timur


Panitia Organisasi Penggerak:
Sunito, S.Pd (ketua)
Herpiyedi, S.Pd.Gr (sekretaris)
Agus Salim, S.Pd (bendahara)

29/10/2021

Rabu, 27 Oktober 2021

 

Mitra Program Organisasi Penggerak Siap bersama Kemendikbudristek Memajukan Pendidikan Indonesia





 

Koordinasi dan Sinkronisasi Program Organisasi Penggerak Kepala Dinas Pendidikan dan Pengurus Ikatan Guru Indonesia di ruang kerja Kepala Dinas (7 Okt 2021).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan bahwa Program Organisasi Penggerak (POP) adalah bentuk inisiasi agar kementerian dapat belajar dari masyarakat penggerak pendidikan. Sejak awal, program ini ditujukan untuk bermitra dengan penggerak pendidikan dan menemukan inovasi-inovasi yang bisa dipelajari lalu diterapkan dalam skala nasional. (https://gtk.kemdikbud.go.id/).

Program Organisasi Penggerak (POP) yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memiliki tiga skema pembiayaan. Selain murni Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terdapat skema pembiayaan mandiri dan dana pendamping (matching fund). Sejumlah organisasi penggerak akan menggunakan pembiayaan mandiri dan matching fund.  Pembiayaan POP dapat dilakukan secara mandiri atau berbarengan dengan anggaran yang diberikan pemerintah. “Organisasi dapat menanggung penuh atau sebagian biaya program yang diajukan,”

Program Organisasi Penggerak (POP) telah memasuki babak baru dalam usaha kerja sama meningkatkan kualitas pendidikan yaitu proses penandatanganan nota kesepahaman antara Kemendikbudristek dalam hal ini diwakili Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) dan pimpinan mitra POP.

Semangat POP adalah pemberdayaan dan pelibatan masyarakat yang memiliki model-model pelatihan kepada guru dan kepala sekolah yang sudah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Jiwa dan ruh dari POP sesungguhnya adalah membangun kemitraan dan kegotongroyongan antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan untuk memajukan pendidikan Indonesia.

Hasil evaluasi ormas pelaksana POP yang telah dilakukan meliputi evaluasi administrasi, evaluasi teknis substantif, dan verifikasi lapangan. Tercatat, ada 156 organisasi dengan 183 jumlah proposal kegiatan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan yang dinyatakan lolos untuk kemudian melanjutkan ke tahap selanjutnya. Dan 2 ormas yaitu Tanoto Fundation dan Yayasan Putera Sampoerna memilih skema pembiayaan mandiri dan matching fund.

Ikatan Guru Indonesia adalah salah satu organisasi yang memenuhi syarat untuk terlibat bekerjasama dalam menjalankan Program Organisasi Penggerak Kemendikbudristek. Tiga kabupaten di Kalimantan Tengah sebagai wilayah sasaran adalah Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Gunung Mas.

Kepala Dinas Pendidikan Barito Timur Nomor : 421.2 /2161/ SET.2 /DISDIK/2021 menugaskan 15 sekolah sasaran yang terdiri Kepala Sekolah, 1 guru kelas atas dan 1 guru kelas bawah untuk mengikuti pembinaan sebagai penggerak di sekolah masing-masing. Tiga Instruktur Daerah yang dipilih Dinas Pendidikan adalah Bpk. Poluster, S.Pd (Kepala Sekolah), Bpk. Budi Istanto, S.Pd (guru kelas atas) dan Ibu Sri Maheti, S.Pd (guru kelas bawah). 15 Sekolah Dasar yang dipilih Kemdikbud adalah:

1.      SD Negeri 1 Jaar

2.      SD Negeri 2 Jaar

3.      SD Negeri 3 Jaar

4.      SD Negeri 4 Jaar

5.      SD Negeri Katambung

6.      SD Negeri 1 Longkang

7.      SD Negeri 1 Tamiang Layang

8.      SD Negeri 2 Tamiang Layang

9.      SD Negeri 3 Tamiang Layang

10.  SD Negeri 4 Tamiang Layang

11.  SD Negeri 5 Tamiang Layang

12.  SD Negeri Matarah

13.  SD Negeri Karang langit

14.  SD Negeri Sumur

15.  SD Negeri 2 Magantis


Gbr. Menunggu surat tugas instruktur dan peserta POP

Gbr: Rapat persiapan POP

Gbr. Rapat di Tempat Ketua IGI

Gbr: Di kantor Dinas Pendidikan

Gbr. Konsultasi dan minta petunjuk Pengawas SD
,
Gbr: Selfa selfi pengurus

Kamis, 21 Oktober 2021

Rabu, 27 November 2019

DOING THE IMPOSSIBLE

Tulisan Satria Dharma

IGI: DOING THE IMPOSSIBLE

Dalam sebuah diskusi seorang dosen senior dengan sedih mengatakan bahwa saat ini para guru telah kehilangan idealismenya. Para guru telah terjebak pada pragmatisme dan tidak lagi memiliki spirit perjuangan sebagaimana para guru di zaman lampau. 😞

“Oh, tidak. Itu karena Anda belum bertemu dengan para guru IGI.” Kata saya. 😊

“Guru IGI…?! Apa itu IGI…?!” tanyanya dengan penuh rasa ingin tahu.


Sabtu, 23 November 2019

Hari Guru Nasional 2019


HARI GURU NASIONAL 
         Tema; Guru Penggerak Indonesia Maju

Presiden Joko Widodo  mengatakan, Guru adalah profesi mulia. Peran guru sebagai pendidik tidak tergantikan oleh mesin, secanggih apapun itu.
G
uru merupakan tokoh utama dalam peningkatan SDM Indonesia unggul. Guru dalam peran strategisnya di kelas, berhadapan dengan siswa atau peserta didik pada kegiatan belajar mengajar. Guru yang memiliki strategi jitu dalam menyajikan materi pada KBM (kegiatan belajar mengajar) akan menjadikan peserta didik mudah dan cepat menyerap materi pembelajaran yang disajikan.
Sebaliknya, guru yang kurang memahami strategi mengajar yang baik dan benar akan menjadikan peserta didik kesulitan memahami materi pelajaran yang disajikannya. Jadi, peran strategis guru dalam meningkatkan SDM (sumber daya manusia) Indonesia unggul amatlah besar.

Selasa, 19 November 2019

Pembukaan Workshop Hypno Parenting

Workshop Hypno Parenting





Tabe salamat lingu nalatai, Salam sujud karendem malempang.
"Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka'Jubata,". Haaaaruuus 3x

Pembukaan workshop seharusnya dimulai  jam 08.00 WIB tetapi baru bisa dimulai pukul 09.00 Wib karena menunggu Bapak Bupati Barito Timur sedang memimpin upacara bersama para pegawai Pemda Barito Timur. Sementara menunggu Pa Bupati acara diisi dengan pemaparan program dari bank Mitra IGI yaitu Bank Pembangunan Kalteng.
Peserta yang hadir 170 orang dan ada beberapa yang batal karena ada kegiatan lain dan tugas kantor masing-masing.

Selasa, 12 November 2019

Satu guru satu buku (sagusaku)


Jejak-Jejak Menulis
Ikatan Guru Indonesia Kabupaten Barito Timur




Buku adalah kumpulan kertas atau bahan lainnya yang dijilid menjadi satu pada salah satu ujungnya dan berisi tulisangambar, atau tempelan[1] Setiap sisi dari sebuah lembaran kertas pada buku disebut sebuah halaman.
Seiring dengan perkembangan dalam bidang dunia informatika, kini dikenal pula istilah e-book atau buku-e (buku elektronik), yang mengandalkan perangkat seperti komputer mejakomputer jinjingkomputer tablettelepon seluler dan lainnya, serta menggunakan perangkat lunak tertentu untuk membacanya. [2]. https://id.wikipedia.org/wiki/Buku
Ada berbagai sumber yang menguak sejarah tentang buku. Awalnya buku pertama disebutkan lahir di Mesir pada tahun 2400-an SM setelah orang Mesir menciptakan kertas papirus. Kertas papirus yang berisi tulisan ini digulung dan gulungan tersebut merupakan bentuk buku yang pertama. Ada pula yang mengatakan buku sudah ada sejak zaman Sang Budha di Kamboja karena pada saat itu Sang Budha menuliskan wahyunya di atas daun dan kemudian membacanya berulang-ulang. Berabad-abad kemudian di Tiongkok, para cendekiawan menuliskan ilmu-ilmunya di atas lidi yang diikatkan menjadi satu. Hal tersebut memengaruhi sistem penulisan di Tiongkok yang huruf-hurufnya ditulis secara vertikal yaitu dari atas ke bawah.

Selasa, 02 Juli 2019

Kamis, 18 Oktober 2018

Anugerah Pendidikan Indonesia


Anugerah Pendidikan Indonesia
Untuk Bupati Barito Timur





Ikatan Guru Indonesia (IGI) merupakan organisasi profesi guru yang disahkan oleh pemerintah melalui SK Depkumham Nomor AHU-125.AH.01.06.Tahun 2009, tertanggal 26 November 2009. Melalui wadah IGI, diharapkan para guru dapat mengubah dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada pihak lain dan sekaligus bersiap menjadi lokomotif penggerak perubahan bagi bangsa. Dengan motto "Sharing and Growing Together", Ikatan Guru Indonesia akan menjadi komunitas yang tepat bagi para guru dan siapa saja yang tertarik dan peduli pada pentingnya memajukan dunia pendidikan dan keguruan.
GESS 2018, Pameran Pendidikan Terbesar Di Dunia dan dilaksanakan di Jakarta untuk Asia Tenggara kembali hanya memilih Ikatan Guru Indonesia sebagai satu-satunya organisasi guru menjadi mitranya.
Hal ini dipastikan saat Tim IGI yang terdiri atas Ketua Umum IGI Muhammad Ramli Rahim, Ketua Bidang Organisasi IGI Pusat Dahli Ahmad dan Wasekjen IGI Imtihani Salima bertemu dengan Tim Tarsus GESS yang terdiri atas Esti Lestiani, Amelia Yunirman dan Ghisty di Grand Indonesia Jakarta.

GESS 2018  dilaksanakan tanggal 26-28 September 2018 di Jakarta Convention Centre.
Dalam GESS ini, IGI akan menampilkan seluruh upaya IGI dalam meningkatkan kompetensi Guru Indonesia, menampilkan seluruh kanal-kanal pelatihan IGI dan karena begitu pentingnya kegiatan inj maka dua agenda IGI 2018 disatukan dalam kegiatan GESS yaitu Anugerah Pendidikan Indonesia yang rencana awalnya akan dilaksanakan 20 Mei 2018 akan digeser ke acara GESS pada tanggal 27 September 2018 sementara Rakornas IGI yang rencananya digelar Feberuari 2018 juga disatukan dengan kegiatan GESS yaitu 27-28 September 2018.
Dalam Anugerah Pendidikan Indonesia diberikan kepada Gubernur, Walikota, Bupati, dan organisasi Peduli Pendidikan yang mempunyai kepedulian dan bukti nyata kepada pendidikan dan kegiatan-kegiatan guru. Penghargaan ini diberikan berdasarkan Dedikasi, seleksi ketat dan tinjauan-tinjauan lainnya, sehingga  Barito Timur masuk nominasi. Kabupaten Barito Timur boleh berbangga hati karena Bupati Barito Timur memperoleh Anugerah Pendidikan Indonesia untuk kategori Bupati se Indonesia. Anugerah Pendidikan Indonesia diserahkan langsung oleh Pengurus IGI Pusat Ibu Dr. Rusnani Aden.

Selamat untuk Bapak Ampera A.Y Mebas, terus berkarya untuk dunia pendidikan Barito Timur. Mari bersama wujudkan pendidikan Barito Timur berkelas dunia. Salam Literasi.











Foto bersama; Bupati, wakil Bupati dan Kadis Dinas Pendidikan Barito Timur


Foto Igi bersama Bupati Bartim















Foto IGI bersama Wabup Bartim



Foto bersama Kadis Pendidikan bartim usai acara penganugerahan.



                                                              

Rabu, 10 Oktober 2018

Pelatihan Komputer bagi Guru di Barito Timur

Pelatihan Komputer Untuk Guru


Ikatan Guru Indonesia Pengurus cabang Barito Timur, kembali menyelenggarakan Pelatihan Penguasaan Komputer  bagi Guru yang ada di wilayah Kabupaten Barito Timur. Pelatihan yang kedua di tahun 2018 kiranya memberikan makna bahwa Organisasi Profesi Guru bisa memberikan andil terhadap peningkatan Kompotensi bagi guru di Kabupaten Barito Timur.


Hasil gambar untuk foto pelatihan igi bartim Keterampilan Komputer bagi guru adalah kebutuhan wajib yang harus dimiliki oleh guru, baik dalam menyusun administrasi mengajar, maupun perangkat mengajar seperti RPP, Silabus, raport, dan lain-lain.
 Di dalam kelas guru harus mampu menghadirkan kegiatan pembelajaran yang menarik dan kreatif melalui media-media yang dibawa ke dalam kelas dalam bentuk presentasi.  Karena kebutuhan itulah maka pelatihan ini diselenggarakan.


Waktu Pelaksanaan: Awal November 2018, serentak diseluruh Kabupaten/kota untuk Rekor Muri pelatihan terbanyak di Indonesia Oleh IGI
Peserta : 60 orang
Tempat : Aula Dinas Pertanian Barito Timur

Dalam kegiatan ini melibatkan Narasumber (Pelatih IGI Nasional):
1. Sunito, S.Pd
2. Herpiyedi, S.Pd
3. Abdul Hamid, S.Pd

Panitia menyiapkan :
1. Snack
2. Makan siang
3. Modul Belajar
4. Sertifikat 30 JP

Tidak disediakan oleh Panitia:
1. Uang saku
2. Transportasi
3. Akomodasi 

Lama Kegiatan 3 hari.

Contact Person: 1. Sunito, S.Pd (085280048193)
                          2.  Agus Salim, S.Pd. (085390576002)


 
Untuk pendaftaran silahkan mengisi formulir klik disini